Tampilkan postingan dengan label matrix. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label matrix. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 September 2007

Gara-gara MATRIX, semua jadi kacau balau

Sabtu 1 September 2007, betul-betul menjadi hari yang paling berantakan. Awalnya karena ada kebingungan. Tiba-tiba, cdma-fren yang biasanya cuma diketahui kalangan terbatas saja, kok jadi rame. Telpon masuk melalui fren bertubi-tubi membuat saya kehilangan konsentrasi di kelas. Masih belum sadar dengan apa yang terjadi, saya berusaha mengirim sms untk follow up isi pembicaraan telpon. Ternyata semua failed. Baru setelah mencoba berulang kali dan tetap saja gagal. saya memperhatikan bahwa di layar hp tertulis no connection to network.

Saya masih berpikir, mungkin handset nya bermasalah. Jadi, handset dimatikan, tunggu 5 menit dulu dan dinyalakan kembali. Begitu konon prosedur yang harus dilakukan bila ada gangguan, yang selalu dijelaskan oleh service assistant nya Indosat.
Konyolnya..... sampai 3 kali prosedur itu dilakukan, lalu dilakukan manual network search, tetap saja tidak ada signal.... Duh ribetnya. Komunikasi dengan suami yang lagi "jalan-jalan" ke Jogja jadi macet. Kacau banget....!!! Usai dari CCF, saya ke galeri indosat di Pondok Indah Plaza. Distu baru tahu bahwa sejak jam 08.00, network nya indosat memang ada gangguan.

Jam 14.00, signal Matrix mulai kelihatan. Saya mencoba menghubungi suami, tetap lost contact. User busy... begitu kedengerannya. Saya coba kirim sms, delivery reportnya tidak berfungsi sehingga nggak tahu apakah sms itu sampe atau nggak. Usai maghrib, saya coba lagi telpon suami, akhirnya dia bisa dihubungi.

Minggu malam, istri dari kakak ipar saya menelpon ke rumah. Mengucapkan terima kasih, karena beberapa hari sebelumnya dia mendapat undangan untuk nonton Nusantara Chamber Orchestra, yang konon dia bilang.... extraordinary....!!! Yang enggak enaknya, dia tanya... Kenapa nggak hadir di pemakamannya ibu Munadjat (mertua dari salah satu adik ipar saya yang lain)... Suaminya (kakak ipar) mengirim 2 kali sms untuk saya mengabarkan berita duka tersebut. Mati aku......!!!!

Sungguh mati, saya sama sekali nggak nerima sms apapun juga. Untungnya setelah saya jelaskan masalahnya, dia bisa mengerti dan pada saat bersamaan dia baru menyadari sebab-sebab supirnya tidak menjawab telpon, saat diminta menjemput karena si supir menggunakan Mentari. Oh alah....!!!! Cepat-cepat saya telpon keluarga yang berduka... menyampaikan permintaan maaf.

Pagi ini, sekitar jam 8.00 saya mulai menerima sms bertubi-tubi dari berbagai jurusan. Kesemuanya sms yang dikirim sejak hari Sabtu 1 September 2007 sampai Senin pagi tanggal 3 September 2007. Duh.... begini rasanya jadi korban alat komunikasi canggih.

BUKAN KARANGAN BUNGA🌺🌺

 Dapat kiriman tulisan yang bagus, untuk refleksi diri DICARI Teman yg bisa  Mensholatkan kita...   Ketika KITA WAFAT... BUKAN KARANGAN BUNG...